Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 31 MEI 2026 • 15:19 WIB

Kasus Kematian Mahasiswa Unram NDR, Pakar Hukum Minta Polisi Utamakan Bukti Ilmiah

Kasus Kematian Mahasiswa Unram NDR, Pakar Hukum Minta Polisi Utamakan Bukti IlmiahKasus Kematian Mahasiswa Unram NDR(Sumber:Youtube/NTB SATU)
NTB - Kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Mataram berinisial NDR (21) di kamar kos kawasan Gomong, Kota Mataram, terus menjadi perhatian publik.

Di tengah tingginya perhatian masyarakat dan warganet, pakar hukum mengingatkan aparat kepolisian agar tetap mengedepankan proses hukum yang objektif dan berbasis bukti.

Pakar hukum Unram, Syamsul Hidayat, menegaskan bahwa penyidik harus bekerja secara profesional tanpa terpengaruh tekanan opini publik.

Menurutnya, kehati-hatian menjadi faktor penting agar tidak terjadi polemik berkepanjangan seperti yang pernah muncul dalam kasus Radiet.

Baca juga: Polisi Usut Dugaan Penipuan Pendirian Dapur MBG di Lombok Timur, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta

Jangan Terburu-buru Menetapkan Tersangka

Syamsul menilai penyidik tidak boleh tergesa-gesa menetapkan tersangka sebelum memiliki dasar hukum yang kuat.

Dalam perkara yang berkaitan dengan hilangnya nyawa seseorang, seluruh proses harus mengacu pada prinsip scientific crime investigation atau penyelidikan berbasis bukti ilmiah.

Ia menekankan bahwa kualitas alat bukti jauh lebih penting daripada kecepatan penanganan perkara.

Penetapan tersangka yang dilakukan tanpa dukungan bukti yang memadai berisiko menimbulkan kesalahan hukum dan memicu perdebatan di tengah masyarakat.

Menurutnya, integritas proses penyidikan harus dijaga agar hasil akhirnya benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun ilmiah.

Dinilai Lebih Rumit dari Kasus Radiet

Dalam pandangan Syamsul, kasus kematian NDR memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan kasus Radiet yang sempat menjadi perhatian nasional.

Pada kasus sebelumnya, penyidik masih memiliki sejumlah petunjuk awal seperti rekaman CCTV, saksi, dan keberadaan korban bersama orang tertentu sebelum kejadian.

Sementara dalam kasus NDR, penyidik menghadapi tantangan yang lebih besar karena minimnya petunjuk langsung mengenai siapa yang terakhir bersama korban sebelum peristiwa terjadi.

Selain itu, lokasi kejadian yang berlangsung pada malam hari turut menambah kompleksitas proses pengungkapan kasus.

Meski demikian, dugaan adanya unsur kekerasan yang terlihat secara kasat mata tetap menjadi fokus utama dalam penyelidikan yang sedang berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube/NTB SATU

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kasus Kematian Mahasiswa Unram NDR, Pakar Hukum Minta Polisi Utamakan Bukti Ilmiah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!