Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 28 JUNI 2026 • 00:20 WIB

DLH Kota Bima Perkuat Pengelolaan Sampah Organik Jelang Lomba Kelurahan NTB 2026

DLH Kota Bima Perkuat Pengelolaan Sampah Organik Jelang Lomba Kelurahan NTB 2026Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima(Sumber:Youtube/NTB SATU)
NTB - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima terus mematangkan persiapan menghadapi Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.

Salah satu strategi utama yang dilakukan adalah memperkuat pengelolaan sampah organik melalui inovasi MAI KAKURA, sebuah metode sederhana yang mendorong masyarakat mengolah sampah langsung dari rumah.

Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai dalam ajang lomba, tetapi juga membangun kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Dengan keterlibatan warga, pemerintah berharap tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

Baca juga: SEMMI NTB Gelar Dialog Publik, Perkuat Komitmen Wujudkan NTB Bersih Narkoba

MAI KAKURA Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah

Melalui metode MAI KAKURA, masyarakat diajak memanfaatkan sampah organik sejak dari sumbernya. Sampah rumah tangga yang sebelumnya langsung dibuang kini dapat diolah menjadi bahan yang lebih bermanfaat sehingga mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Sekretaris DLH Kota Bima, Nur Komala, menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan yang mudah diterapkan oleh masyarakat. Selain mengurangi volume sampah, metode tersebut juga mampu meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri.

DLH Kota Bima juga memberikan pendampingan kepada masyarakat agar penerapan program berjalan optimal. Berbagai fasilitas pendukung turut disiapkan untuk memastikan pengelolaan sampah organik dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Penghijauan dan Bank Sampah Ikut Diperkuat

Selain fokus pada pengelolaan sampah organik, DLH Kota Bima juga mengoptimalkan berbagai program lingkungan lainnya. Di antaranya penghijauan kawasan permukiman, penguatan bank sampah, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Seluruh program tersebut menjadi bagian penting dalam indikator penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi NTB. Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat mampu menghasilkan lingkungan yang lebih tertata sekaligus meningkatkan peluang meraih prestasi.

Bangun Budaya Peduli Lingkungan

DLH Kota Bima menilai keberhasilan program lingkungan tidak hanya diukur dari hasil lomba, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat. Kesadaran untuk memilah, mengolah, dan mengurangi sampah sejak dari rumah menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Melalui inovasi MAI KAKURA serta dukungan berbagai program lingkungan lainnya, Kota Bima berharap mampu membangun budaya hidup bersih yang berkelanjutan sekaligus menjadi contoh pengelolaan sampah organik bagi daerah lain di Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: Stok Air Bersih Kota Bima Dipastikan Aman Selama Musim Kemarau

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube/NTB SATU

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

DLH Kota Bima Perkuat Pengelolaan Sampah Organik Jelang Lomba Kelurahan NTB 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!