NTB – Pemprov NTB dorong penguatan peran APIP dalam Tata Kelola Pemerintahan Pengukuhan tersebut berlangsung di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, pada Jumat (18/7).
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur yang akrab disapa Umi Dinda menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik.
Ia menegaskan pentingnya peran auditor internal dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Organisasi ini menjadi wujud komitmen kolektif para auditor untuk mendorong transformasi sistem pengawasan intern pemerintah, khususnya di tingkat daerah. DPW AAIPI NTB harus menjadi lokomotif perubahan dan mitra strategis dalam pembangunan daerah,” ujar Wagub NTB.
Umi Dinda juga memberikan apresiasi atas capaian peningkatan kapabilitas seluruh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di NTB yang kini telah berada pada Level 3 atau level Integrated.
Capaian ini dinilainya sebagai indikator kematangan pengawasan internal yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.
“Ini bukan hanya capaian, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas pengawasan agar sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi dan harapan masyarakat,” tegasnya.
Dengan pengukuhan pengurus baru ini, DPW AAIPI NTB diharapkan mampu menjadi forum koordinasi, komunikasi, dan penguatan kapasitas auditor internal di daerah.
Serta menjembatani kebutuhan dan aspirasi dari tingkat kabupaten/kota hingga ke pemerintah pusat.
Sebagai organisasi profesi, AAIPI memiliki peran strategis dalam mendorong APIP menjadi pengawas yang adaptif, independen, dan profesional, seiring dinamika dan tantangan pembangunan di daerah.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional AAIPI, Iwan Taufik Perwanto, SE., MBA, CGCAE, menegaskan pentingnya peran AAIPI sebagai wadah profesionalisme APIP dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjadikan APIP sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan berdaya saing. Oleh karena itu, sinergi antara pusat dan daerah harus terus diperkuat, termasuk dalam membangun kapasitas dan memperluas ruang kolaborasi,” ujar Iwan.
Dalam kesempatan ini pula, diperkenalkan slogan AAIPI tahun 2025: “Berdaya, Kokoh, dan Terpercaya.” Slogan ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat seluruh anggota AAIPI NTB dalam menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, kompeten, dan berintegritas.
Struktur kepengurusan DPW AAIPI NTB 2025–2028 terdiri dari unsur Inspektorat Provinsi, Inspektorat Kabupaten/Kota, serta perwakilan dari berbagai instansi pengawasan di wilayah NTB.
Organisasi ini juga dilengkapi sejumlah komite penting seperti Komite Kode Etik, Komite Telaahan Sejawat, dan Komite Pengembangan Kompetensi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan