Sabtu, 06 JUNI 2026 • 21:20 WIB

SDN 1 Ketare Lombok Tengah Terbakar, Dugaan Sementara Akibat Korsleting Listrik

Author

Kondisi bangunan sekolah SDN 1 Ketara Lombok Tengah (Sumber:Youtube/NTB SATU)
NTB - Peristiwa kebakaran melanda SDN 1 Ketare yang berada di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Insiden tersebut menghanguskan sebagian bangunan sekolah dan memicu perhatian masyarakat setempat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut karena aktivitas belajar mengajar telah selesai saat kebakaran terjadi.

Menurut informasi dari petugas pemadam kebakaran, dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada hubungan pendek arus listrik atau korsleting yang terjadi di area bangunan sekolah.

Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Baca juga: Menu MBG Dinilai Monoton, SPPG Sembalun Jelaskan Penyusunan Mengacu Aturan Nasional

Petugas Damkar Bergerak Cepat ke Lokasi

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Lombok Tengah, Supardan, menjelaskan bahwa laporan pertama mengenai kebakaran diterima dari Ketua DPRD Lombok Tengah.

Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung mengerahkan armada pemadam menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, tim pemadam kebakaran bersama warga sekitar segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api semakin membesar.

Proses penanganan difokuskan pada titik api utama sekaligus mengantisipasi penyebaran kobaran ke permukiman warga yang berada tidak jauh dari area sekolah.

Kecepatan respons petugas menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran sehingga dampaknya tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Tidak Ada Korban dalam Insiden Kebakaran

Salah satu hal yang patut disyukuri dalam kejadian ini adalah tidak adanya korban jiwa.

Seluruh siswa telah pulang setelah kegiatan belajar mengajar berakhir,guru dan staf sekolah yang berada di sekitar lokasi juga berhasil menyelamatkan diri dengan aman.

Kondisi tersebut membuat fokus penanganan tertuju pada penyelamatan aset sekolah dan upaya mengendalikan api agar tidak menyebabkan kerusakan yang lebih besar.

Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran ini tetap menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu aktivitas pendidikan apabila kerusakan bangunan cukup signifikan.

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi dan sumber api yang memicu kebakaran.

Sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi juga dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan.

Selain itu, petugas masih menghitung total kerugian akibat insiden tersebut.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab kebakaran secara resmi.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diharapkan segera melakukan langkah pemulihan agar kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Ketare dapat kembali berjalan normal.

Baca juga: Lombok Timur Targetkan 2.000 Rumah Terima BSPS 2026, Usulkan 19 Ribu RTLH ke Pemerintah Pusat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube/NTB SATU

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU