Selasa, 01 JULI 2025 • 20:55 WIB

Keren, Bocah Asal Mataram Taklukkan Rinjani

Author

Shafira saat summit Rinjani

NTB - Di usia yang baru menginjak 10 tahun, Shafira berhasil menaklukkan Puncak Gunung Rinjani, gunung tertinggi di Pulau Lombok dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut.

Dia melakukan pendakian selama tiga hari dua malam, dengan semangat kuat, keberanian luar biasa, serta daya tahan fisik, dia mampu melewati jalur pendakian ekstrem, termasuk trek menantang Letter E yang terkenal rawan dan telah memakan banyak korban. Menariknya, Shafira menjalani pendakian tanpa didampingi kedua orang tuanya.

Ia hanya ditemani tiga rekannya, dua siswa SMA dan satu siswa SMP. Pencapaiannya ini membuat banyak orang takjub, menjadikannya sebagai salah satu pendaki termuda yang pernah menjejakkan kaki di puncak Rinjani.

Shafira merupakan putri kedua dari Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, Abd. Rachman. Sang ayah mengaku sempat dilanda kecemasan luar biasa sebelum akhirnya memberi restu, dengan syarat putrinya harus mengikuti seluruh arahan dari Tracking Organizer (TO) profesional yang mendampingi selama perjalanan.

“Awalnya saya cemas luar biasa, apalagi baru-baru ini ada kabar pendaki asal Brasil yang jatuh di Rinjani. Tapi semangat Shafira tak terbendung. Ia meyakinkan saya dengan sungguh-sungguh," ujarnya.

Keberangkatan Shafira dilakukan pada Jumat, 28 Juni 2025, bertepatan dengan hari pertama dibukanya kembali jalur pendakian setelah ditutup sementara akibat insiden sebelumnya.

Namun situasi itu tak sedikit pun menyurutkan tekad gadis kecil ini. “Saya antarkan sampai Pelawangan Sembalun, berat rasanya melepas dia. Tapi keyakinan dan tekadnya luar biasa. Saya hanya bisa berdoa dan terus pantau lewat TO yang kirim video dan foto," tuturnya.

Di tengah pendakian, rasa lelah sempat membuat Shafira tertidur di jalur. Namun dengan perjuangan luar biasa, ia berhasil menuntaskan enam jam terakhir perjalanan menuju puncak dan akhirnya berdiri di titik tertinggi Lombok.

“Air mata saya jatuh. Haru, bangga, dan syukur bercampur jadi satu. Putri kecil saya pulang dengan selamat dan membawa cerita hebat yang akan ia kenang sepanjang hidupnya," kenangnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

Author

Rima Dwira

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU