Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 14:09 WIB

Pemkot Mataram Kaji Rencana Pembangunan TPST Modern Kapasitas 300 Ton

Pemkot Mataram Kaji Rencana Pembangunan TPST Modern Kapasitas 300 TonPengolahan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Sandubaya, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (ANTARA/Nirkomala)

NTB - Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB, tengah mendalami tawaran dari pemerintah pusat mengenai pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berteknologi modern.

Fasilitas ini diproyeksikan mampu mengolah 300 ton sampah setiap harinya sebagai solusi permanen masalah kebersihan di Ibu Kota NTB tersebut.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menyatakan bahwa tawaran ini sangat krusial karena isu sampah merupakan prioritas utama daerah. 

"Jika rencana itu terealisasi, kapasitas pengolahan sampah di Mataram diprediksi akan meningkat drastis," katanya.

Baca juga: Desa Teta Bima, Pesona Alam Asri dan Budaya Lokal yang Masih Terjaga

Dengan produksi sampah harian Mataram yang menyentuh angka 250 ton, keberadaan TPST berkapasitas 300 ton ini sebenarnya menyisakan ruang lebih.

Mohan menyebut Mataram bahkan bisa menerima kiriman sampah dari wilayah tetangga melalui mekanisme subsidi.

Namun, terdapat dua ganjalan utama yang sedang dihitung secara cermat:

  1. Ketersediaan Lahan: Syarat minimal satu hektare lahan menjadi hambatan fisik yang nyata di tengah padatnya kota.
  2. Beban Operasional: Dibutuhkan anggaran pendamping sekitar Rp27,5 miliar per tahun, yang cukup menantang bagi kondisi fiskal daerah.

"Masalah lahan satu hektare menjadi kendala utama kami. Kalau untuk stimulasi pembiayaan mungkin masih bisa kami siasati, tapi lahan ini yang sedang kami kaji lagi," tuturnya.

Baca juga: Luar Biasa Kayanya! Sumbawa Barat Diam-Diam Menyimpan Surga Alam yang Belum Banyak Dijamah

Guna membahas lebih lanjut mengenai program ini, Wali Kota dijadwalkan terbang ke Jakarta pada Selasa (24/2/2026) untuk berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup bersama perwakilan dari 35 daerah terpilih lainnya.

Jika kendala lahan di dalam kota tidak menemukan titik terang, Pemkot Mataram berencana mengusulkan pembangunan TPST dalam skala regional. Strategi ini dianggap lebih efektif dan masuk akal secara spasial.

"Kalau kabupaten terdekat dari Kota Mataram, rata-rata masih memiliki lahan yang luas sehingga hal itu memungkinkan untuk membantu penanganan sampah di Kota Mataram," ungkapnya.

Sembari menunggu kepastian proyek pusat tersebut, pemerintah setempat tidak tinggal diam. Fokus saat ini tetap diarahkan pada penguatan TPST Sandubaya dan TPST Kebon Talo di Ampenan yang ditargetkan mampu mengolah hingga 60 ton sampah per hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkot Mataram Kaji Rencana Pembangunan TPST Modern Kapasitas 300 Ton

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!