NTB – Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa penyelenggaraan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 harus memberikan dampak nyata dan luas bagi masyarakat NTB.
Hal ini disampaikannya saat memimpin Rapat Pimpinan bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB di Gedung Sangkareang, Senin, (21/7/2025)
“Berikan dampak lokal yang sebesar-besarnya. Ini keputusan strategis pertama kita,” ujar Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal.
Sebagai bagian dari upaya memaksimalkan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat, Pemprov NTB memutuskan untuk tidak menggunakan jasa Event Organizer (EO) dari luar daerah.
Seluruh proses penyelenggaraan akan dilakukan secara swakelola oleh pemangku kepentingan dan pelaku kreatif lokal.
Mulai dari pembuatan jingle, pertunjukan tari, hingga penataan koreografi, dikerjakan oleh talenta muda NTB.
Gubernur menyebutkan, sekitar 90 persen vendor yang terlibat berasal dari NTB.
Hanya dua bidang yang masih mengandalkan vendor luar karena keterbatasan spesifikasi teknis di daerah, yaitu video mapping dan lighting.
Miq Iqbal juga menegaskan bahwa akomodasi dan transportasi peserta tidak ditanggung Pemprov.
Sebanyak 18.000 peserta dari seluruh Indonesia menanggung sendiri biaya penginapan dan transportasi mereka selama gelaran FORNAS, berbeda dengan model pembiayaan pada ajang seperti PON.
Kondisi ini berdampak langsung pada lonjakan permintaan layanan perhotelan dan transportasi di NTB.
Para pengusaha lokal pun ikut menikmati manfaat ekonomi dari hajatan berskala nasional ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan