-
Tari Lenggo
Tari Lenggo berasal dari Bima dan merupakan peninggalan Kerajaan Bima. Tarian ini dibawakan oleh penari laki-laki dan perempuan memakai pakaian adat Bima. Biasanya digunakan untuk menyambut tamu penting.
-
Tari Oncer
Tari Oncer menceritakan tentang peperangan. Tarian ini terdiri dari beberapa bagian yang menggambarkan suasana saat perang hingga setelah perang selesai. Pertunjukan biasanya ditutup dengan gendang beleq.
Baca juga: Tari Dedare Nyesek, Warisan Langka dari Lombok
-
Tari Tandang Mendet
Tarian ini berasal dari zaman Kerajaan Selaparang dan menceritakan prajurit yang sedang berperang. Penari membawa tombak, pedang, dan tameng. Tari ini banyak ditemukan di daerah Sembalun.
-
Tari Pakon
Tari Pakon digunakan sebagai bagian dari ritual pengobatan tradisional. Tarian ini dilakukan oleh laki-laki dan perempuan yang dipercaya membantu proses penyembuhan orang sakit. Banyak ditemukan di Lenek, Lombok Timur.
-
Tari Gandrung Sasak
Tarian ini dibawakan oleh penari perempuan yang membawa kipas. Penari akan mengajak penonton laki-laki untuk ikut menari bersama sebagai bentuk hiburan dan pergaulan.
Baca juga: Tari Tradisional Suku Sasak Lombok, Daya Tarik Budaya yang Menyambut Wisatawan NTB
-
Tari Tandak Gerok
Tari Tandak Gerok menggambarkan semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat. Biasanya dibawakan untuk menunjukkan rasa gembira dan persatuan.
-
Tari Buja Kadanda
Tari asal Bima ini menggambarkan dua prajurit yang bertarung memakai tombak dan perisai. Tarian ini dibuat untuk mengenang perjuangan para prajurit zaman dahulu.
-
Tari Nguri
Tari Nguri adalah tarian penyambutan tamu dari Sumbawa. Dibawakan oleh penari perempuan dengan gerakan lembut yang melambangkan keramahan masyarakat NTB.
Baca juga: Tari Rebo Bontong, Warisan Budaya NTB yang Sarat Makna Tradisi
-
Tari Peresean
Tari Peresean adalah tradisi adu ketangkasan pria Suku Sasak. Dua orang pria bertarung memakai tongkat rotan dan tameng kulit kerbau untuk menunjukkan keberanian dan kejantanan.
-
Tari Wura Bongi Monca
Tarian khas Bima ini digunakan untuk menyambut tamu. Penari perempuan menari sambil menaburkan beras kuning sebagai tanda penghormatan dan harapan baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Scribd