Selasa, 26 MEI 2026 • 03:19 WIB

Proyek Jalan Lenangguar – Lunyuk Ditarget Rampung Akhir Mei 2026

Author

 Proyek Jalan Lenangguar – Lunyuk Ditarget Rampung(Sumber:Youtube/NTB SATU)

NTB - Pengerjaan proyek perbaikan ruas jalan Lenangguar – Lunyuk di Kabupaten Sumbawa kini memasuki tahap akhir.

Pemerintah Provinsi NTB memastikan progres pembangunan jalan senilai Rp19 miliar tersebut tinggal menyisakan proses pengaspalan.

Sekretaris Dinas PUPRPKP NTB, Ilham Ardiansyah mengatakan pengerjaan jalan terus dipercepat sesuai arahan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

Pemerintah menargetkan proyek tersebut selesai pada akhir Mei 2026 agar akses masyarakat kembali lancar.

Menurut Ilham, proses pengaspalan tidak membutuhkan waktu lama karena panjang jalan yang akan diaspal hanya beberapa meter saja.

Karena itu, pihaknya optimistis pengerjaan dapat selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan pemerintah daerah.

Baca juga: Shalat Idul Adha 1447 H Pemprov NTB Dipusatkan di Lapangan Bumi Gora, Ini Persiapannya

Faktor Cuaca Jadi Penyebab Keterlambatan

Meski pengerjaan hampir selesai, proyek jalan Lenangguar – Lunyuk sebelumnya sempat mengalami keterlambatan.

Salah satu penyebab utama adalah kondisi cuaca ekstrem di lokasi proyek yang menyebabkan tebing di sekitar jalan terus bergerak dan rawan longsor.

Kondisi tersebut membuat proses pengerjaan harus dilakukan lebih hati-hati, terutama pada titik-titik rawan longsor dan area dengan lereng labil.

Pemerintah daerah juga terus melakukan penguatan lereng dan perbaikan drainase untuk mengurangi risiko kerusakan jalan di masa mendatang.

Ilham mengungkapkan bahwa cuaca di lokasi proyek memang cukup berat dan menjadi tantangan utama bagi kontraktor selama proses pembangunan berlangsung.

Gubernur NTB Tinjau Langsung Lokasi Proyek

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal sebelumnya turun langsung meninjau pengerjaan proyek jalan Lenangguar – Lunyuk pada awal Mei 2026.

Dalam kunjungannya, ia memeriksa kondisi badan jalan, titik longsor, hingga sistem drainase yang masih dalam tahap perbaikan.

Iqbal meminta seluruh proses penanganan proyek dipercepat agar akses masyarakat tidak lagi terganggu.

Ia juga menegaskan bahwa proyek harus selesai sebelum akhir Mei 2026 tanpa ada tambahan waktu pengerjaan lagi.

Menurutnya, masalah utama kerusakan jalan berasal dari kondisi lereng yang tidak stabil sehingga sering terjadi longsor yang menutupi badan jalan.

Tak Ada Lagi Tambahan Waktu untuk Kontraktor

Inspektorat NTB turut mengawasi langsung pengerjaan proyek tersebut.

Pemerintah Provinsi NTB memastikan tidak ada lagi perpanjangan kontrak bagi pihak kontraktor setelah sebelumnya diberikan tambahan waktu sebanyak tiga kali.

Setiap perpanjangan diberikan selama 50 hari sejak Januari 2026.

Padahal berdasarkan kontrak awal, proyek jalan Lenangguar – Lunyuk seharusnya selesai pada Desember 2025.

Meski mengalami keterlambatan, pemerintah tetap memahami kondisi cuaca ekstrem yang menjadi kendala utama di lapangan.

Kamu juga bisa melihat bahwa proyek infrastruktur di daerah rawan longsor memang membutuhkan penanganan lebih kompleks agar hasil pembangunan tetap aman dan bertahan lama.

Baca juga: Daftar Lengkap Titik Lokasi Sholat Idul Adha 1447 H di Wilayah NTB

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube/NTB SATU

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU