NTB - Bhabinkamtibmas Kelurahan Cakranegara melakukan aksi bersih-bersih di area suci yang berlokasi Lingkungan Sindu Timur, Jumat (11/07/2025).
Banjir yang terjadi beberapa hari sebelumnya meninggalkan lumpur dan tumpukan sampah di sejumlah lokasi, termasuk fasilitas ibadah umat Hindu.
Dengan alat seadanya, mereka membersihkan area tersebut secara gotong royong, sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap kesucian tempat ibadah.
“Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi tentang menjaga warisan budaya, kesucian tempat ibadah, dan memperkuat solidaritas antarwarga,” ujar Bhabinkamtibmas Cakranegara Utara, Bripka Sutha di sela kegiatan.
Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan terus menjaga keharmonisan lingkungan sosial.
Kapolsek Sandubaya, AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan pascabencana.
“Kami turut prihatin atas musibah banjir yang dialami warga. Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan gotong royong ini adalah bentuk pengabdian kami kepada masyarakat," katanya.
Polri harus selalu hadir, terlebih dalam situasi sulit seperti sekarang,” tegasnya.
Kapolsek menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat dan warga menjadi kunci dalam menciptakan ketahanan sosial dan lingkungan yang lebih baik ke depan.
Aksi gotong royong ini tidak hanya menjadi momen pemulihan fisik lingkungan, namun juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit pascabencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan