NTB - Warga Dusun Kampung Permai, Desa Pijot, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi yang mengambang di saluran irigasi pada Senin pagi, 15 Juni 2026.
Peristiwa tersebut langsung menjadi perhatian masyarakat setempat dan aparat kepolisian yang segera melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Penemuan mayat bayi terjadi sekitar pukul 06.00 Wita,setelah menerima laporan dari warga, jajaran Polsek Keruak langsung bergerak menuju lokasi bersama Tim Inafis Polres Lombok Timur untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses evakuasi.
Kapolsek Keruak, Iptu Mudie Lestari menjelaskan bahwa pihaknya segera mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi jenazah bayi tersebut.
Proses evakuasi dipimpin KA SPKT II Polsek Keruak, Aiptu Muklison bersama anggota piket jaga,jenazah bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Keruak guna menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Langkah ini dilakukan untuk membantu penyelidikan serta mengungkap identitas maupun penyebab pasti kematian bayi tersebut.
Baca juga: Pemkab Lombok Barat Buka Program Magang Jepang 2026, Peluang Kerja Internasional bagi Pemuda
Polisi Lakukan Penyelidikan
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan mayat bayi di saluran irigasi tersebut.
Tim Inafis juga telah mengumpulkan sejumlah data dan keterangan dari lokasi kejadian sebagai bagian dari proses investigasi.
Selain melakukan olah TKP, aparat kepolisian juga berkoordinasi dengan masyarakat sekitar untuk mencari informasi yang dapat membantu mengungkap kasus tersebut.
Aiptu Muklison mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum tentu benar.
Ia meminta warga menjaga keamanan dan ketertiban selama proses penyelidikan berlangsung.
Masyarakat Diminta Proaktif
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi meminta masyarakat segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut atau menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk membantu aparat mengungkap fakta di balik penemuan mayat bayi tersebut.
Warga juga dapat memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui Hotline 110 yang tersedia secara gratis.
Penemuan mayat bayi di Keruak ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus berjalan hingga seluruh fakta terungkap dan penyebab kejadian dapat diketahui secara jelas.
Baca juga: Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/NTB SATU