NTB - Menjelang tahun 2026, banyak orang mulai mencari informasi seputar jadwal libur puasa dan Lebaran.
Bukan tanpa alasan, momen Ramadan hingga Idul Fitri selalu jadi waktu paling dinanti untuk berkumpul bersama keluarga, mudik, atau sekadar rehat dari rutinitas.
Dengan mengetahui jadwal libur sejak awal, kamu bisa menyusun rencana perjalanan, cuti kerja, hingga agenda keluarga dengan lebih matang dan nyaman.
Baca juga: Klinik Utama Ibnu Sina Lombok Timur, Sahabat Kesehatan Keluarga Kamu
Puasa Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan dimulai pada pertengahan Februari 2026. Penetapan resminya memang menunggu hasil sidang isbat, tetapi jadwal ini bisa menjadi gambaran awal untuk persiapan.
Selama bulan puasa, aktivitas kerja dan sekolah biasanya menyesuaikan, baik dari jam masuk yang lebih singkat hingga kebijakan pembelajaran tertentu di beberapa daerah.
Kabar baiknya, libur Lebaran 2026 diprediksi cukup panjang. Hari Raya Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada akhir Maret 2026.
Pemerintah juga menetapkan beberapa hari cuti bersama sebelum dan sesudah Lebaran. Jika digabung dengan akhir pekan, kamu berpotensi menikmati libur hingga sekitar satu minggu penuh.
Waktu ini sangat ideal untuk mudik, liburan, atau quality time bersama orang-orang terdekat tanpa harus terburu-buru kembali ke aktivitas kerja.
Selain pekerja, jadwal libur sekolah juga menjadi perhatian utama orang tua. Umumnya, sekolah akan memberikan libur khusus menjelang Idul Fitri dan beberapa hari setelahnya.
Bahkan di beberapa daerah, aktivitas belajar selama awal Ramadan dilakukan secara lebih fleksibel.
Dengan jadwal libur sekolah yang cukup panjang, kamu bisa merencanakan liburan keluarga tanpa khawatir anak tertinggal pelajaran.
Mengetahui jadwal libur puasa dan Lebaran sejak dini memberi banyak keuntungan.
Kamu bisa mendapatkan tiket transportasi dengan harga lebih terjangkau, memesan penginapan sebelum penuh, serta mengatur cuti kerja tanpa bentrok dengan rekan lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Cahaya