Beasiswa NTB (Youtube/Beasiswa NTB)
NTB - Kuliah di Nusa Tenggara Barat bukan cuma soal masuk kampus impian, tapi juga soal bagaimana kamu bisa bertahan secara finansial.
Biaya kuliah, kos, buku, sampai kebutuhan harian sering jadi tantangan besar bagi mahasiswa. Kabar baiknya, ada banyak beasiswa populer di NTB yang bisa kamu manfaatkan.
Kalau kamu serius ingin kuliah tanpa beban berat, enam beasiswa berikut ini wajib kamu coba.
Baca juga: Sejarah Kota Mataram Lombok, Jejak Panjang Ibu Kota NTB yang Sarat Budaya
Beasiswa Unggulan adalah program pemerintah yang bertujuan memperkecil kesenjangan pendidikan. Beasiswa ini cocok buat kamu yang baru lulus SMA atau SMK dan ingin langsung lanjut kuliah.
Bantuan yang diberikan cukup besar dan bisa membantu kebutuhan kuliah maupun biaya hidup. Karena persaingannya ketat, kamu perlu menyiapkan prestasi dan dokumen sejak awal.
Beasiswa ini dulu dikenal dengan nama Bidikmisi. KIP Kuliah ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang memiliki semangat dan potensi akademik.
Keunggulannya, bantuan mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup. Di NTB, beasiswa ini jadi salah satu yang paling banyak diburu karena benar-benar meringankan beban mahasiswa.
Beasiswa Bank Indonesia sangat populer di NTB karena bekerja sama dengan beberapa kampus besar.
Beasiswa ini tidak hanya memberikan bantuan dana bulanan, tapi juga pembinaan karakter dan kepemimpinan.
Kalau kamu mahasiswa aktif dengan IPK yang baik dan aktif organisasi, peluangmu cukup besar.
Beasiswa PPA ditujukan khusus untuk mahasiswa berprestasi, baik akademik maupun non-akademik.
Nilainya memang tidak sebesar beasiswa penuh, tapi sangat membantu untuk biaya penunjang kuliah. Cocok buat kamu yang rajin ikut lomba, aktif organisasi, atau punya pencapaian tertentu.
Beasiswa dari Yayasan Baitul Maal BRI ini menyasar mahasiswa aktif dan juga siswa tingkat SMA. Selain bantuan dana rutin, penerima beasiswa biasanya mendapatkan pembinaan dan pendampingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/CA Hatta