NTB - Desa Teta adalah salah satu desa asri yang terletak di Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
Berada di dataran tinggi lereng Gunung Lambitu, desa ini menawarkan suasana sejuk, pemandangan alam yang menenangkan, serta kehidupan masyarakat yang masih sangat dekat dengan tradisi.
Jika kamu mencari destinasi desa yang tenang dan autentik, Desa Teta layak masuk dalam daftar tujuanmu.
Secara geografis, Desa Teta memiliki wilayah yang tidak terlalu luas, namun menyimpan potensi alam dan sosial yang besar.
Akses menuju desa ini juga terbilang mudah karena dapat ditempuh kurang dari satu jam perjalanan dari Kota maupun Kabupaten Bima.
Baca juga: Panen Bawang Merah Asli Bima, Jenis Filipina yang Paling Cocok di Tanah Sumbawa
Pertanian dan Peternakan sebagai Tulang Punggung Ekonomi
Sebagian besar masyarakat Desa Teta menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian dan peternakan.
Lahan subur di kawasan pegunungan membuat desa ini mampu menghasilkan berbagai komoditas unggulan seperti jagung, padi, bawang putih, serta beragam buah-buahan segar.
Hasil pertanian ini bukan hanya untuk konsumsi lokal, tetapi juga menjadi sumber pendapatan utama warga.
Selain pertanian, peternakan juga berkembang cukup baik. Kombinasi dua sektor ini menjadikan ekonomi Desa Teta relatif stabil dan mandiri.
Bagi kamu yang tertarik pada pengembangan desa berbasis potensi lokal, Desa Teta bisa menjadi contoh nyata.
Budaya dan Bahasa Lokal yang Masih Hidup
Salah satu daya tarik utama Desa Teta adalah kekuatan budaya dan adat istiadatnya.
Masyarakat setempat masih menggunakan bahasa asli Bima, yaitu Mojo Mantoi, dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa ini menjadi identitas penting yang terus dijaga lintas generasi.
Tradisi gotong royong juga masih sangat kuat. Kamu bisa merasakan suasana kekeluargaan yang hangat, di mana warga saling membantu dalam berbagai kegiatan desa.
Nilai-nilai ini membuat Desa Teta terasa hidup dan tidak tergerus oleh perubahan zaman.
Pesona Alam yang Cocok untuk Wisata Desa
Tak hanya budaya, Desa Teta juga memiliki pesona alam yang memikat.
Beberapa destinasi alam yang dikenal antara lain Air Terjun Kanduru, Mata Air Oingonco yang jernih, serta kawasan Motim Timbo dengan keunikan bentang alamnya.
Tempat-tempat ini cocok untuk kamu yang menyukai wisata alam, fotografi, atau sekadar melepas penat.
Dengan alam yang masih alami dan masyarakat yang ramah, Desa Teta memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berbasis budaya dan alam.
Desa Teta bukan hanya tentang keindahan alam, tetapi juga tentang nilai, budaya, dan kehidupan sederhana yang penuh makna.
Jika kamu ingin merasakan pengalaman berbeda, jauh dari hiruk pikuk kota, Desa Teta di Bima bisa menjadi pilihan yang tepat.
Baca juga: Terminal Bus Dara Kota Bima, Nadi Transportasi Tersibuk yang Tak Pernah Tidur
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Tipataha (Nendo)