Balai Ternak BAZNAS Lombok Tengah(Sumber:Youtube/NTB SATU)
NTB - Program Balai Ternak BAZNAS di Desa Pagutan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa.
Program ini memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk menciptakan usaha produktif di sektor peternakan.
Kamu bisa melihat bahwa pendekatan ini tidak hanya memberi bantuan, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi jangka panjang.
Baca juga: Garoso, Buah Khas Bima yang Selalu Dinanti Musimnya
Sebanyak 30 peternak lokal dilibatkan dalam pengelolaan lebih dari 60 ekor sapi secara bersama.
Sistem peternakan komunal ini mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat kerja sama antarwarga.
Dengan model ini, risiko usaha dapat dibagi dan hasil yang diperoleh juga lebih optimal bagi seluruh anggota kelompok.
Tidak hanya menyediakan ternak, program ini juga memberikan pendampingan intensif.
Para peternak mendapatkan pelatihan manajemen pakan, kesehatan hewan, serta pengolahan limbah menjadi pupuk organik bernilai ekonomi.
Kamu jadi bisa memahami bahwa ilmu dan keterampilan menjadi kunci utama keberhasilan usaha peternakan modern.
Balai Ternak tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga sosial.
Tempat ini kini menjadi pusat interaksi masyarakat desa yang memperkuat silaturahmi.
Aktivitas bersama membuat hubungan antarwarga semakin erat dan menciptakan lingkungan yang lebih harmonis.
Agar program terus berkembang, ada tiga pilar utama yang diterapkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/NTB SATU