Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 18:50 WIB

Kenapa Lombok Dijuluki Pulau Seribu Masjid? Ini Sejarah dan Faktanya

Kenapa Lombok Dijuluki Pulau Seribu Masjid? Ini Sejarah dan FaktanyaPulau Seribu Masjid (Youtube/INFO NUSA)

NTBPulau Lombok tidak hanya terkenal karena pantainya yang eksotis dan Gunung Rinjani yang megah.

Di balik keindahan alamnya, Lombok juga memiliki julukan unik yang sudah dikenal luas, yaitu Pulau Seribu Masjid. 

Julukan ini bukan sekadar slogan, tetapi lahir dari sejarah, budaya, dan kehidupan religius masyarakatnya. Lalu, apa sebenarnya alasan Lombok mendapat sebutan tersebut?

Baca juga: Masjid Besar Nurul Jihad Narmada, Ikon Keagamaan dan Pusat Aktivitas Sosial di Lombok Barat

Mayoritas Penduduk Lombok Beragama Islam

Salah satu alasan utama Lombok dijuluki Pulau Seribu Masjid adalah karena mayoritas penduduknya beragama Islam.

Masyarakat Sasak, suku asli Lombok, dikenal memiliki kehidupan religius yang kuat dan menjadikan agama sebagai bagian penting dalam keseharian mereka.

Bagi masyarakat Lombok, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan musyawarah warga.

Asal Usul Julukan Pulau Seribu Masjid

Julukan Pulau Seribu Masjid pertama kali diucapkan oleh Effendi Zarkasih, Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, pada tahun 1970.

Saat itu, ia berkunjung ke Lombok untuk meresmikan Masjid Jami’ Cakranegara. Effendi terkesan melihat banyaknya masjid yang berdiri hampir di setiap wilayah yang ia lewati.

Dari situlah muncul ungkapan Lombok sebagai Pulau Seribu Masjid, yang kemudian melekat hingga sekarang.

Jumlah Masjid yang Bahkan Melebihi Seribu

Menariknya, sebutan “seribu” justru terkesan merendahkan jumlah sebenarnya. Berdasarkan berbagai catatan dan penelitian, Lombok memiliki ribuan masjid besar dan kecil yang tersebar di ratusan desa.

Dalam satu desa, kamu bahkan bisa menemukan lebih dari satu masjid. Tidak jarang pula ada dua masjid yang berdiri saling berhadapan.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya masjid dalam kehidupan masyarakat Lombok.

Gotong Royong dan Nilai Keagamaan yang Kuat

Budaya gotong royong masih sangat kental di Lombok. Pembangunan masjid sering dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, mulai dari pengumpulan dana hingga tenaga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube/INFO NUSA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kenapa Lombok Dijuluki Pulau Seribu Masjid? Ini Sejarah dan Faktanya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!