Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 15:45 WIB

Pasar Lama Bima Masih Ramai, Ini Potret Aktivitasnya yang Jarang Disorot

Author

Pasar Lama Bima (Youtube/DOROWOTU)

NTBPasar Lama Bima sering dianggap sudah sepi sejak banyak pedagang pindah ke Pasar Amahami. Tapi kalau kamu benar-benar datang dan melihat langsung, anggapan itu nggak sepenuhnya benar.

Di balik kesan lawas dan sederhana, Pasar Lama masih menyimpan denyut aktivitas masyarakat yang terus berjalan dari siang hingga sore hari.

Terletak di kawasan strategis dekat Jalan Sultan Kaharuddin dan Jalan Tongkol, pasar ini masih menjadi tempat berbelanja dan berinteraksi bagi warga sekitar.

Meski skalanya tidak sebesar dulu, Pasar Lama tetap punya daya tarik tersendiri yang sulit tergantikan.

Baca juga: Pasar Tradisional Mandalika Bertais, Jantung Perdagangan Rakyat Kota Mataram

Lokasi Strategis di Tengah Kota Bima

Salah satu keunggulan Pasar Lama Bima adalah lokasinya yang mudah dijangkau. Pasar ini berada di jalur yang ramai dilalui kendaraan, dekat terminal, dan dikelilingi pertokoan.

Hal ini membuat Pasar Lama tetap hidup meskipun persaingan dengan pasar yang lebih besar semakin ketat.

Bagi kamu yang sering melintas di Jalan Tongkol, pasti masih melihat aktivitas jual beli, pedagang kaki lima, hingga toko-toko yang bertahan melayani pelanggan setia mereka.

Aktivitas Pasar yang Masih Berjalan

Meski sekitar 80 persen pedagang telah berpindah ke Pasar Amahami, Pasar Lama tidak sepenuhnya kehilangan fungsinya.

Beberapa pedagang kebutuhan harian masih berjualan, terutama di jam-jam tertentu. Suasana pasar memang tidak seramai dulu, tapi tetap terasa hidup.

Menariknya, bagian dalam pasar masih menyimpan keramaian yang jarang terlihat dari luar.

Jika kamu masuk lebih jauh, kamu bisa menemukan pedagang yang tetap konsisten membuka lapak dan melayani pembeli dari lingkungan sekitar.

Pasar Rakyat dengan Nilai Historis

Pasar Lama bukan sekadar tempat jual beli, tapi juga bagian dari sejarah ekonomi masyarakat Bima. Pasar ini menjadi saksi perkembangan kota dan perubahan pola perdagangan dari masa ke masa.

Keberadaannya masih penting, terutama bagi warga yang sudah terbiasa berbelanja di sini sejak dulu.

Nilai historis inilah yang membuat Pasar Lama punya identitas kuat sebagai pasar rakyat, bukan sekadar tempat transaksi, tapi juga ruang sosial.

Potensi yang Masih Bisa Dikembangkan

Dengan penataan yang lebih baik dan dukungan dari berbagai pihak, Pasar Lama Bima sebenarnya masih punya peluang untuk kembali ramai.

Revitalisasi area, pengelolaan kebersihan, serta promosi sebagai pasar tradisional bisa menjadi langkah untuk menghidupkan kembali denyut ekonominya.

Buat kamu yang ingin melihat sisi lain Kota Bima, berkunjung ke Pasar Lama bisa jadi pengalaman menarik.

Di sana, kamu bisa melihat kehidupan lokal yang apa adanya, hangat, dan penuh cerita.

Baca juga: Pasar Jelojok Kopang Resmi Dibuka, Wajah Baru Pasar Tradisional Lombok Tengah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube/DOROWOTU

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU