Pasar Mandalika (Youtube/KELILING PULAU LOMBOK)
NTB - Pasar Tradisional Mandalika atau yang lebih dikenal sebagai Pasar Bertais merupakan salah satu pasar terbesar dan tersibuk di Kota Mataram, Lombok.
Setiap hari, pasar ini menjadi tempat bertemunya pedagang dan pembeli dari berbagai daerah.
Aktivitas jual beli yang ramai sejak pagi hari membuat Pasar Bertais tidak hanya berfungsi sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial masyarakat.
Sebagai pasar umum, Pasar Mandalika Bertais menyediakan beragam kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau.
Mulai dari bahan makanan segar hingga perlengkapan rumah tangga, semuanya bisa kamu temukan di sini dalam satu kawasan.
Baca juga: Pasar Jelojok Kopang Resmi Dibuka, Wajah Baru Pasar Tradisional Lombok Tengah
Pasar Mandalika Bertais berlokasi di kawasan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Letaknya yang strategis membuat pasar ini mudah diakses dari berbagai penjuru kota maupun dari luar daerah.
Tidak jauh dari terminal dan jalur utama transportasi, Pasar Bertais menjadi pilihan utama bagi pedagang besar maupun pembeli eceran.
Karena posisinya yang vital, pasar ini hampir tidak pernah sepi. Bahkan sejak subuh, aktivitas bongkar muat barang sudah dimulai, terutama untuk sayuran, ikan, dan kebutuhan dapur lainnya.
Salah satu keunggulan Pasar Tradisional Mandalika Bertais adalah kelengkapan barang dagangannya.
Kamu bisa menemukan sayur mayur segar langsung dari petani lokal, aneka ikan laut hasil tangkapan nelayan Lombok, daging, rempah-rempah, hingga buah-buahan musiman.
Tidak hanya itu, pasar ini juga menyediakan pakaian, alat rumah tangga, perlengkapan dapur, dan kebutuhan harian lainnya.
Dengan pilihan yang beragam, Pasar Bertais menjadi solusi belanja lengkap bagi masyarakat.
Berbelanja di Pasar Mandalika Bertais memberikan pengalaman khas pasar tradisional. Suara tawar-menawar, aroma rempah, dan kesibukan pedagang menciptakan suasana yang hidup dan dinamis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/KELILING PULAU LOMBOK