Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 07:25 WIB

Masjid Arsitektur Tionghoa di Lombok, Pesona Unik di Desa Pakuan

Author

Masjid Ridwan Narmada (Youtube/Lombok Post Official)

NTBLombok tidak hanya terkenal dengan pantai-pantai indahnya, tapi juga menyimpan masjid unik dengan arsitektur Tionghoa yang jarang ditemukan di Indonesia.

Salah satu yang paling menarik adalah Masjid Ridwan di Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Lombok Barat.

Masjid ini menjadi simbol perpaduan budaya dan agama yang harmonis serta menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

Baca juga: Sejarah Masjid Pusaka Songak, Warisan Islam Suku Sasak di Lombok

Keunikan Arsitektur Masjid Ridwan

Masjid Ridwan berbeda dengan masjid pada umumnya. Dari jauh, kamu akan langsung melihat warna merah dan kuning keemasan yang mendominasi bangunan.

Kedua warna ini adalah ciri khas arsitektur Tionghoa yang membawa nuansa elegan dan ceria. Selain itu, tulisan Mandarin yang menghiasi dinding menambah kesan eksotis, membuat masjid ini menjadi landmark yang unik di Lombok.

Bangunan masjid ini juga memiliki kontur bertingkat, sehingga pengunjung harus menaiki beberapa anak tangga untuk sampai ke halaman utama.

Dari atas, kamu bisa menikmati pemandangan desa Pakuan yang asri, dengan udara sejuk khas daerah berbukit. Keindahan ini membuat pengalaman berkunjung menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.

Sejarah dan Pendiri Masjid

Masjid Ridwan dibangun oleh pasangan mualaf keturunan Tionghoa, Shengtian Club dan Temmy Full, yang kemudian mengadopsi nama Islam sebagai Muhammad Maliki dan Siti Maryam.

Mereka menetap lama di Mataram dan mendirikan masjid ini sebagai wujud kepedulian terhadap komunitas sekitar.

Prinsip mereka sederhana tapi mendalam: “sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.” Melalui masjid ini, mereka tidak hanya menyediakan tempat ibadah, tetapi juga menjadi berkah bagi masyarakat sekitar.

Bahkan, Muhammad Maliki juga membangun Masjid Abu Bakar Siddiq dengan desain serupa di Desa Langko, Lingsar, Lombok Barat.

Fasilitas Pendukung untuk Pengunjung

Selain fungsi utama sebagai tempat ibadah, Masjid Ridwan dilengkapi berbagai fasilitas yang nyaman untuk pengunjung.

Ada gazebo dan bangku taman yang bisa digunakan keluarga untuk bersantai, serta warung makan dan minum yang tersedia di sekitar masjid.

Fasilitas ini membuat Taman Pakuan, tempat masjid berada, menjadi destinasi wisata religi sekaligus tempat rekreasi.

Destinasi Wisata Religi yang Instagramable

Keunikan Masjid Ridwan tidak hanya dari arsitekturnya, tetapi juga dari cerita sejarah dan nilai sosial yang diusung.

Banyak pengunjung datang tidak hanya untuk salat, tetapi juga untuk mengabadikan momen di tengah bangunan bergaya Tionghoa yang menawan.

Kombinasi warna, desain, dan lingkungan sekitar membuat masjid ini menjadi spot foto yang Instagramable.

Bagi kamu yang suka mengeksplorasi wisata budaya dan religi, Masjid Ridwan wajib masuk daftar kunjungan.

Selain menikmati keindahan arsitektur, kamu juga bisa belajar tentang harmoni antara budaya Tionghoa dan Islam di Indonesia.

Masjid ini menunjukkan bagaimana agama dan budaya bisa bersatu dalam sebuah bangunan yang indah sekaligus berfungsi sebagai pusat ibadah dan berkah bagi masyarakat.

Suasana damai, pemandangan asri, dan fasilitas lengkap membuat pengalaman berkunjung ke Taman Pakuan lebih berkesan, sehingga setiap orang yang datang pasti ingin kembali lagi.

Baca juga: Masjid Nurul Bilad, Destinasi Religi Modern di Kuta Mandalika

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube/Lombok Post Official

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU