Pantai Pink. (Rinjani Lombok Trip)
NTB – Ada satu destinasi yang enggak boleh kamu skip yaitu Pantai Pink Komodo. Bayangkan saja pasir berwarna pink, air laut sebening kaca, dan pemandangan bawah laut yang super hidup bisa kamu lihat. Enggak banyak tempat di dunia yang punya kombinasi sepert ini. Tapi sebelum sampai ke sana, pasti muncul satu pertanyaan, bagaimana cara ke Pantai Pink? Tenang, sebenarnya enggak ribet kok, asal kamu tahu alurnya.
Pantai Pink berada di Pulau Komodo, yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo di Indonesia bagian timur. Tempat ini juga termasuk situs Warisan Dunia UNESCO, jadi enggak cuma terkenal karena komodo-nya aja, tapi juga karena keindahan alam dan kekayaan bawah lautnya. Nah, pintu masuk paling dekat ke sini adalah Labuan Bajo, sebuah kota pelabuhan kecil di Pulau Flores.
Paling mudah untuk menuju ke Pantai Pink dari Labuan Bajo, kamu tinggal lanjut naik kapal. Biasanya, pantai ini jadi salah satu destinasi dalam paket tur Komodo, barengan dengan spot populer lain seperti Pulau Padar dan Manta Point. Langkah pertama tentu kamu harus sampai dulu ke Labuan Bajo. Cara paling gampang adalah naik pesawat ke Bandara Komodo (LBJ). Ada penerbangan langsung dari Bali sekitar 1 jam 15 menit, dari Jakarta sekitar 2,5 jam, dan dari Lombok sekitar 1,5 jam. Saran penting: kalau kamu berangkat pas musim liburan, lebih baik pesan tiket dari jauh-jauh hari karena cepat penuh.
Setelah mendarat di Labuan Bajo, kamu punya dua pilihan untuk lanjut ke Pantai Pink. Kalau kamu pengen pengalaman yang lebih santai dan lengkap, kamu bisa pilih liveaboard alias trip menginap di kapal selama 2 sampai 4 hari. Biasanya sudah termasuk makan, penginapan, alat snorkeling, dan itinerary ke beberapa pulau. Ditambah, kamu bisa dapetikan momen sunset di laut dan explore spot-spot yang lebih sepi.
Tapi kalau waktumu terbatas, kamu bisa pilih one day trip. Berangkat pagi, pulang sore, dan tetap bisa mampir ke beberapa spot utama termasuk Pantai Pink. Untuk perjalanan lautnya sendiri, kalau pakai speedboat biasanya sekitar 1,5 sampai 2 jam. Kalau pakai kapal kayu biasa, bisa 3 sampai 4 jam, tergantung kondisi laut.
Biar pengalaman kamu makin maksimal, pilih waktu yang tepat juga penting. Waktu terbaik ke Pantai Pink itu antara April sampai Oktober, saat musim kemarau. Cuacanya cenderung cerah, laut lebih tenang, dan visibility buat snorkeling juga bagus. Kalau kamu mau suasana yang nggak terlalu ramai, coba datang di April-Mei atau September-Oktober.
Sesampainya di Pantai Pink, kamu enggak bakal kehabisan aktivitas. Kamu bisa langsung snorkeling dari pinggir pantai dan lihat terumbu karang yang masih sehat dengan ikan warna-warni. Airnya juga tenang, jadi enak buat berenang santai. Dan tentunya, jangan lupa foto-foto—warna pasir pink-nya paling keluar saat pagi atau sore hari.
Intinya, perjalanan ke Pantai Pink memang butuh effort lebih, tapi semuanya bakal kebayar lunas begitu kamu lihat langsung keindahannya. Ini bukan cuma soal destinasi, tapi pengalaman yang bakal kamu inget lama banget.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Samara Live Aboard