Ikon Masjid Lombok (Youtube/Jamil Rezza)
NTB - Pulau Lombok bukan hanya terkenal karena pantainya yang indah dan alamnya yang menawan, tetapi juga memiliki berbagai ikon khas yang sarat makna budaya.
Setiap ikon yang berdiri di sudut kota atau jalur strategis Lombok bukan sekadar hiasan, melainkan simbol identitas dan kebanggaan masyarakat setempat.
Saat kamu menjelajahi Lombok, ikon-ikon inilah yang secara tidak langsung menceritakan karakter pulau yang dikenal religius, ramah, dan kaya tradisi.
Baca juga: Taman Wisata Suranadi Lombok Barat, Surga Camping Asri di Tengah Hutan
Salah satu ikon paling menonjol di Pulau Lombok adalah tugu berbentuk masjid yang berada di bundaran menuju Bandara Internasional Lombok. Ikon ini bukan tanpa alasan.
Lombok dikenal luas dengan julukan Pulau Seribu Masjid, karena hampir setiap dusun, desa, dan kampung memiliki masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat.
Keberadaan ikon masjid ini menjadi penanda kuat bahwa nilai keislaman sangat melekat dalam kehidupan warga Lombok.
Saat kamu melewati jalur ini, ikon tersebut seakan menyambut setiap pendatang sekaligus mengingatkan bahwa Lombok adalah daerah yang menjunjung tinggi nilai religius dan kebersamaan.
Ikon masjid ini juga terletak di jalur bypass yang menghubungkan berbagai wilayah penting. Dari titik ini, kamu bisa menuju Bandara Internasional Lombok, Lombok Barat, Senggigi, hingga Lombok Utara.
Jalur ini dikenal tertata rapi dengan tanaman hias yang mempercantik pemandangan, mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menata wajah kota dan meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Selain ikon religius, Lombok juga memiliki ikon budaya berupa tembolak, yaitu penutup hidangan tradisional yang biasa digunakan masyarakat saat menyajikan makanan.
Tembolak melambangkan kebiasaan orang Lombok yang menjunjung tinggi sopan santun, kebersamaan, dan penghormatan terhadap tamu.
Ikon tembolak ini menjadi representasi kuat dari budaya lokal yang masih dijaga hingga kini.
Melalui simbol sederhana ini, kamu bisa melihat bagaimana tradisi makan bersama dan nilai kekeluargaan masih hidup di tengah masyarakat Lombok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Jamil Rezza