Merawat Memori Perjuangan Melalui Konservasi Meriam Bersejarah Zaman Penjajahan di Narmada
NTB- Benda bersejarah peninggalan perang dari zaman penjajahan selalu memiliki nilai histori yang sangat tinggi. Selain sebagai saksi bisu perjuangan bangsa, keberadaan benda-benda kuno ini juga berpotensi besar menjadi ikon dan daya tarik wisata sejarah yang memikat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satu aset berharga yang kini tengah mendapat sorotan adalah sebuah meriam peninggalan masa kolonial yang berada di halaman Kantor Camat Narmada, Kabupaten Lombok Barat.
Menyadari nilai penting dari aset tersebut, Museum Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan perhatian dan prioritas khusus untuk melindunginya. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan perawatan dan konservasi khusus yang dilakukan langsung oleh tim petugas konservasi profesional dari Museum NTB guna memastikan kondisi fisik meriam tetap terjaga dari kerusakan.
Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, mengonfirmasi bahwa meriam kuno yang berada di Narmada ini merupakan benda peninggalan dari zaman penjajahan Belanda di tanah Lombok. Berdasarkan estimasi tim ahli, benda pertahanan ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi dengan perkiraan usia yang telah mencapai satu abad lebih.
Baca juga: 6 Masjid Terbesar di Pulau Lombok yang Ikonik dan Bersejarah
Uniknya, meskipun meriam ini merupakan peninggalan era kolonial Belanda di NTB, karakteristik fisiknya menunjukkan hal yang berbeda. Berdasarkan ciri-ciri visual dan struktur materialnya, meriam ini diperkirakan merupakan jenis senjata buatan Inggris yang digunakan pada masa itu. Secara mendetail, bentuk dan spesifikasi meriam di Narmada ini memiliki kemiripan yang sama persis dengan meriam yang saat ini dipajang di halaman Gemilang Kolaboratif Area, Kantor Museum NTB.
Pihak Museum NTB menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan penyelamatan benda-benda peninggalan zaman perang. Hal ini dikarenakan setiap jengkal material pertahanan masa lalu menyimpan narasi besar mengenai histori dan rekam jejak perjuangan bangsa ini dalam merebut kemerdekaan.
Lebih dari sekadar benda mati di sudut perkantoran, meriam peninggalan sejarah ini memiliki potensi kuat untuk dikembangkan sebagai objek wisata edukasi. Ahmad Nuralam menjelaskan bahwa nilai sejarah yang tinggi apabila dikemas secara kreatif dan informatif, tentu akan bertransformasi menjadi magnet pariwisata baru di bidang sejarah bagi rute wisata Lombok Barat.
Baca juga: Nongkrong Asik di Ampenan, Kawasan Bersejarah yang Kini Jadi Tempat Hits di Lombok
Namun, perwujudan visi wisata tersebut harus berjalan beriringan dengan kesadaran kolektif untuk merawatnya. Perawatan berkala dan perlindungan dari tangan-tangan tidak bertanggung jawab menjadi syarat mutlak agar warisan berharga ini tidak rusak dimakan waktu, sehingga generasi masa depan tetap dapat mempelajari dan menghargai nilai patriotisme yang melekat pada meriam kuno Narmada ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Lombokbaratkab.go.id