NTB - Setelah seharian menahan lapar dan haus, mome berbuka puasa selalu terasa istimewa. Namun, jangan hanya fokus pada makanan dan minuman.
Ada amalan penting yang sebaiknya tidak kamu lewatkan, yaitu membaca doa setelah buka puasa.
Doa ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan bentuk rasa syukur kepada Allah atas kekuatan yang diberikan selama menjalankan ibadah puasa.
Dalam Islam, berbuka puasa menjadi waktu yang penuh keberkahan. Bahkan, waktu berbuka termasuk salah satu momen mustajab untuk berdoa.
Karena itu, membaca doa setelah berbuka bukan hanya tradisi, tetapi juga bagian dari sunnah yang dianjurkan.
Baca juga: Kilas Balik Pesona Khazanah Ramadan, Inspirasi Ngabuburit Seru yang Layak Hadir Lagi
Bacaan Doa Setelah Buka Puasa
Salah satu doa yang sering dibaca setelah berbuka puasa adalah:
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.
Artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.
Selain itu, ada juga bacaan yang cukup populer:
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya: Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.
Kedua doa ini memiliki makna mendalam tentang ketulusan, keimanan, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan setelah menahan diri sepanjang hari.
Makna Mendalam di Balik Doa Berbuka
Ketika kamu mengucapkan doa setelah buka puasa, sebenarnya kamu sedang menegaskan kembali niat dan tujuan berpuasa.
Kalimat “untuk-Mu aku berpuasa” menunjukkan bahwa ibadah yang dilakukan bukan semata-mata karena kebiasaan, tetapi benar-benar karena Allah.
Sementara itu, kalimat “dengan rezeki-Mu aku berbuka” mengingatkan bahwa makanan dan minuman yang ada di hadapanmu adalah pemberian-Nya.
Rasa haus yang hilang dan tubuh yang kembali segar menjadi tanda kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.
Doa ini juga mengajarkan kamu untuk tidak lupa bersyukur di tengah kenikmatan.
Setelah menahan diri, Allah memberikan kelegaan sebagai bentuk balasan langsung di dunia, sebelum pahala yang lebih besar di akhirat.
Waktu yang Tepat Membaca Doa
Doa berbuka puasa dibaca setelah kamu benar-benar membatalkan puasa, yaitu saat makanan atau minuman pertama masuk ke dalam mulut.
Banyak orang membacanya tepat sebelum atau sesaat setelah tegukan pertama air.
Yang terpenting, kamu membaca doa tersebut dengan penuh kesadaran dan penghayatan, bukan sekadar hafalan tanpa makna.
Jadikan Doa sebagai Kebiasaan Harian
Agar tidak lupa, biasakan membaca doa setiap kali berbuka, baik saat puasa Ramadan maupun puasa sunnah. Kamu bisa mengajarkannya kepada keluarga atau anak-anak agar menjadi kebiasaan yang terus terjaga.
Dengan memahami doa setelah buka puasa dan artinya, ibadah yang kamu lakukan akan terasa lebih bermakna.
Bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga memperkuat iman dan rasa syukur dalam setiap momen berbuka.
Baca juga: Ngabuburit Syahdu di Lombok Barat, Wisata Religi dengan View Bikin Hati Adem
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube/NU Online