NTB - Terminal Bus Dara dikenal sebagai terminal paling sibuk di Kota Bima. Aktivitasnya nyaris tak pernah berhenti, menjadikannya pusat mobilitas penting bagi masyarakat lokal maupun pendatang dari luar daerah.
Dari pagi hingga malam, terminal ini menjadi titik temu berbagai moda transportasi darat yang menghubungkan Bima dengan banyak kota besar di Indonesia.
Baca juga: RSUD Bima Tingkatkan Pelayanan Publik Demi Kenyamanan dan Keselamatan Pasien
Terminal Bus Tipe A yang Jadi Andalan Kota Bima
Terminal Bus Dara berstatus sebagai terminal tipe A, artinya terminal ini melayani angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) hingga antar kota antar provinsi (AKAP).
Status ini menjadikan Terminal Dara bukan sekadar tempat naik turun penumpang, tetapi juga pusat transit utama bagi bus jarak jauh.
Dari terminal ini, kamu bisa menemukan rute perjalanan menuju Sumbawa, Lombok, Mataram, hingga kota-kota besar seperti Surabaya, Malang, dan Jakarta.
Tak heran jika terminal ini selalu dipadati bus dengan berbagai tujuan setiap harinya.
Jam Sibuk Terminal Bus Dara yang Unik
Hal menarik dari Terminal Bus Dara adalah pola waktu keberangkatan busnya. Mayoritas bus AKAP dan AKDP berangkat pada sore hingga malam hari.
Setelah meninggalkan terminal, bus biasanya menuju agen resmi atau titik pemberhentian lain yang ramai, seperti Terminal Tente, sebelum melanjutkan perjalanan jauh.
Pola ini membuat suasana terminal semakin hidup menjelang malam, dengan aktivitas penumpang, kru bus, hingga pedagang yang memanfaatkan keramaian tersebut.
Kapasitas Terminal yang Mulai Kewalahan
Secara fisik, Terminal Bus Dara memiliki luas kawasan sekitar 8.000 meter persegi dengan area parkir bus kurang lebih 631 meter persegi dan 10 jalur keberangkatan.
Dalam satu hari, terminal ini diperkirakan melayani sekitar 50 hingga 70 bus, belum termasuk kendaraan pribadi seperti mobil dan motor.
Sayangnya, dengan tingkat aktivitas setinggi itu, kondisi terminal sering dianggap over kapasitas. Beberapa fasilitas dinilai belum sepenuhnya optimal jika dibandingkan dengan standar terminal tipe A pada umumnya.
Rencana Pembenahan Besar di Tahun Mendatang
Kabar baiknya, Terminal Bus Dara direncanakan akan mengalami perbaikan besar pada tahun 2026. Rencana ini telah mendapatkan persetujuan dari instansi terkait dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan serta fasilitas terminal.
Jika pembenahan ini terealisasi, kamu bisa berharap Terminal Bus Dara ke depannya menjadi terminal yang lebih nyaman, tertata, dan sesuai standar nasional.
Lokasi Strategis di Jantung Kota
Secara geografis, Terminal Bus Dara berada di lokasi yang sangat strategis karena terletak di pusat Kota Bima.
Terminal ini dekat dengan pasar, pelabuhan, tempat penampungan ikan, hingga fasilitas ibadah. Letaknya yang strategis membuat terminal ini semakin vital bagi pergerakan ekonomi dan sosial masyarakat Bima.
Terminal Bus Dara bukan hanya soal transportasi, tapi juga cerminan denyut kehidupan Kota Bima yang terus bergerak.
Baca juga: Kecamatan Mpunda Kota Bima, Pusat UMKM yang Terus Tumbuh dan Penuh Peluang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/BUSDOTID