Tembolak Pelangi Mataram. (Indonesia Travel)
NTB - Tembolak Pelangi Mataram adalah ikon arsitektur baru yang menjadi kebanggaan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Terletak di perbatasan Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di kawasan Jalan Lingkar Selatan, bangunan ini hadir dengan desain unik berwarna-warni menyerupai pelangi yang langsung mencuri perhatian para pengunjung.
Nama “tembolak” sendiri diambil dari tudung saji tradisional khas Suku Sasak yang biasanya terbuat dari anyaman bambu dan daun lontar. Bentuk bangunan ini terinspirasi dari budaya lokal tersebut, sehingga tidak hanya menjadi landmark modern, tetapi juga simbol pelestarian budaya masyarakat Lombok.
Baca juga: Pemprov NTB Tegur Kapal Penyeberangan Terkait Dugaan Pungli Sewa Kasur Penumpang
Tembolak Pelangi dibangun sebagai ruang publik sekaligus ikon baru kota yang merepresentasikan keberagaman, kreativitas, dan semangat kebersamaan masyarakat Mataram. Kehadirannya mempercantik wajah kota dan menjadi salah satu spot favorit warga lokal maupun wisatawan untuk bersantai, menikmati suasana sore, hingga berburu foto estetik.
Saat malam hari, Tembolak Pelangi tampil semakin memukau dengan pencahayaan lampu warna-warni yang membuat bangunan ini terlihat lebih hidup dan instagramable. Banyak pengunjung datang untuk menikmati panorama kota sambil menikmati udara malam khas Mataram yang sejuk.
Baca juga: BNN Kota Mataram Gerebek Rumah Kos di Karang Taliwang, Empat Orang Positif Narkoba
Selain menjadi tempat wisata dan ruang berkumpul masyarakat, kawasan sekitar Tembolak Pelangi juga mulai berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif. Kehadiran pedagang kuliner, UMKM lokal, hingga komunitas seni menjadikan area ini semakin ramai dan menarik untuk dikunjungi.
Dengan desain arsitektur yang modern namun tetap mengangkat unsur budaya lokal, Tembolak Pelangi Mataram kini menjadi salah satu destinasi wisata ikonik di Kota Mataram yang wajib dikunjungi wisatawan saat berlibur ke Pulau Lombok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Indonesia Travel