Mataram Kuno (Medang) (Sumber:Youtube/Aurel Val)
NTB - Kerajaan Mataram Kuno atau dikenal juga sebagai Kerajaan Medang merupakan salah satu kerajaan besar dalam sejarah Indonesia yang berkembang sekitar abad ke-8 hingga ke-10 Masehi.
Kerajaan ini meninggalkan banyak bukti kejayaan, salah satunya adalah Candi Borobudur yang hingga kini masih berdiri megah dan menjadi simbol kemajuan peradaban masa lalu.
Baca juga: Batik Sasambo, Simbol Persatuan Sasak, Samawa, dan Mbojo
Kerajaan Mataram Kuno didirikan oleh Sanjaya yang berasal dari keturunan bangsawan besar, termasuk hubungan dengan Kerajaan Galuh dan Kalingga.
Di bawah kepemimpinannya, kerajaan berkembang pesat dan mampu memperluas wilayah kekuasaan di Pulau Jawa.
Letak pusat kerajaan berada di wilayah yang kini dikenal sebagai Jawa Tengah, khususnya sekitar Yogyakarta dan Magelang.
Mataram Kuno mencapai puncak kejayaan saat banyak candi besar dibangun, seperti Candi Prambanan dan Borobudur.
Pembangunan candi-candi ini menunjukkan tingginya kemampuan arsitektur, seni, serta kuatnya pengaruh agama Hindu dan Buddha.
Menariknya, meskipun terdapat dua dinasti berbeda—Sanjaya (Hindu) dan Syailendra (Buddha) kehidupan masyarakat tetap berjalan harmonis.
Hal ini menjadi bukti bahwa toleransi antaragama sudah terjalin sejak masa itu.
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Mataram Kuno bekerja sebagai petani, nelayan, dan pedagang.
Mereka sudah mengenal sistem perdagangan dengan mata uang serta menerapkan pajak kepada rakyat.
Struktur sosial juga terbagi dalam beberapa golongan seperti Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra.
Kemajuan ini menjadikan Mataram Kuno sebagai salah satu pusat peradaban dan pembelajaran agama di Nusantara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Aurel Val