Rumah Adat di Bima (Youtube/Batam Update)
NTB - Kota Bima merupakan salah satu daerah penting di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terletak di bagian timur Pulau Sumbawa.
Kota ini berada di kawasan Teluk Bima dan memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Bima di sisi utara, timur, dan selatan.
Letaknya yang berada di pesisir membuat Kota Bima memiliki panorama laut yang memikat sekaligus menjadi jalur perhubungan penting di wilayah timur NTB.
Secara administratif, Kota Bima resmi berdiri pada tahun 2002 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Bima.
Luas wilayahnya sekitar 222 kilometer persegi yang terbagi ke dalam lima kecamatan dan puluhan kelurahan.
Dengan jumlah penduduk lebih dari 150 ribu jiwa, kota ini tergolong cukup padat namun tetap nyaman untuk dihuni.
Baca juga: Mengenal Pulau Sumbawa dari Letak Geografisnya, Surga Tersembunyi di Timur Indonesia
Suku asli Kota Bima adalah suku Bima atau dikenal juga sebagai Mbojo. Meski begitu, kehidupan sosial di kota ini sangat beragam.
Berbagai suku seperti Makassar, Jawa, Bugis, Flores, hingga Bali hidup berdampingan secara rukun. Keberagaman ini menciptakan suasana sosial yang harmonis sekaligus memperkaya budaya lokal.
Secara historis, Kota Bima pernah menjadi pusat Kesultanan Bima.
Warisan sejarah tersebut masih bisa kamu lihat hingga sekarang melalui berbagai peninggalan seperti istana kesultanan, kompleks makam raja, hingga tradisi adat yang masih dijaga.
Nilai-nilai budaya Islam juga sangat kuat dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat setempat.
Jika kamu mencari destinasi wisata di Kota Bima, pilihannya cukup beragam.
Untuk wisata alam, terdapat beberapa pantai yang populer seperti Pantai Lawata, Pantai Amahami, Pantai Kalaki, hingga Pulau Kambing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Batam Update