SRMP 18 Lombok Barat (Youtube/Sentra "Paramita" di Mataram)
NTB - Pendidikan adalah jembatan masa depan.
Di Lombok Barat, hadirnya Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat menjadi bukti nyata bahwa pendidikan berkualitas bisa diakses oleh semua anak, termasuk mereka yang berasal dari keluarga miskin ekstrem.
Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, tapi ruang tumbuh bagi mimpi dan harapan.
Baca juga: SMK Negeri 1 Sumbawa Besar, Sekolah Unggul Berbasis Pariwisata dan Digital
SRMP 18 Lombok Barat merupakan sekolah rakyat yang dibangun oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan Kementerian PUPR.
Sekolah ini dikhususkan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka tetap bisa mengenyam pendidikan yang layak dan bermartabat.
Bangunan sekolah ini adalah hasil rehabilitasi besar-besaran. Meski bukan bangunan baru, fasilitasnya terbilang sangat memadai.
Kamu bisa menemukan ruang kelas yang bersih, tertata rapi, dilengkapi jaringan internet, serta kursi belajar yang nyaman. Lingkungan sekolah dibuat agar anak-anak merasa aman dan betah belajar.
Jumlah siswa di SRMP 18 Lombok Barat mencapai 100 orang, terdiri dari 50 siswa dan 50 siswi. Mereka dibagi ke dalam empat kelas dengan komposisi seimbang.
Selain ruang kelas, sekolah ini juga memiliki aula dan musala yang layak untuk kegiatan keagamaan.
Yang menarik, sekolah ini menerapkan sistem asrama, sehingga kegiatan siswa benar-benar terpantau dari pagi hingga malam.
Peran wali asrama sangat penting dalam membimbing anak-anak, terutama saat masa transisi dari SD ke SMP.
Setiap hari, aktivitas siswa sudah terjadwal dengan rapi. Anak-anak bangun sebelum subuh, melaksanakan salat, apel pagi, sarapan, lalu mengikuti pembelajaran.
Kegiatan keagamaan seperti salat duha dan mengaji juga menjadi rutinitas harian yang wajib diikuti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Sentra "Paramita" Di Mataram