Makam Loang Baloq Lombok (Youtube/Sekuat Garuda)
NTB - Makam Loang Baloq merupakan salah satu destinasi wisata religi dan sejarah paling terkenal di Kota Mataram, Lombok.
Tempat ini bukan hanya ramai dikunjungi peziarah lokal, tetapi juga wisatawan dari luar daerah hingga mancanegara.
Keunikan Makam Loang Baloq terletak pada perpaduan antara kisah sejarah penyebaran Islam, tradisi masyarakat Sasak, dan nuansa mistis yang masih dipercaya hingga sekarang.
Baca juga: 7 Destinasi Wisata Religi Paling Ramai Peziarah di Lombok, Nomor Terakhir Ikonik Banget!
Nama Loang Baloq berasal dari bahasa Sasak yang berarti lubang buaya.
Menurut cerita turun-temurun, kawasan ini dulunya memiliki lubang besar di bawah pohon beringin yang menjadi tempat keluar-masuk buaya.
Dari kisah inilah nama Loang Baloq melekat hingga sekarang dan menjadi bagian penting dari identitas makam.
Di dalam kompleks Makam Loang Baloq terdapat puluhan makam, namun ada tiga makam yang dianggap paling istimewa.
Pertama adalah makam Maulana Syaikh Gaus Abdurrazzaq, seorang ulama besar asal Timur Tengah yang dipercaya menyebarkan agama Islam di Lombok setelah singgah dari Palembang dan mendarat di pesisir Ampenan.
Kedua adalah makam Datuk Laut, tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat Lombok pada masanya. Ketiga adalah makam anak yatim, yang dalam bahasa Sasak dikenal sebagai anak iwoq.
Ketiga makam ini berada berdekatan dan menjadi pusat utama ziarah.
Selain berdoa, banyak pengunjung yang melakukan ritual adat seperti potong rambut anak kecil atau ngurisang.
Ada juga tradisi nazar, di mana peziarah mengikatkan tali atau kain pada akar gantung pohon beringin sebagai simbol janji.
Jika doa mereka terkabul, mereka akan kembali untuk membuka ikatan tersebut. Tradisi ini dikenal dengan istilah saur sesangi atau membayar janji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Sekuat Garuda