Bupati Lombok Barat Soroti Usulan 500 Atlet Porprov NTB 2026, Minta Seleksi Berbasis Data dan Kajian
NTB - Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 di Lombok Barat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menyoroti usulan 500 atlet yang diajukan KONI Lombok Barat karena dinilai belum didukung kajian resmi yang jelas dan terukur.
Menurut LAZ, sejak awal pemerintah daerah meminta KONI menyampaikan dokumen kajian yang menjelaskan dasar penentuan jumlah atlet tersebut.
Kajian tersebut dianggap penting sebagai landasan dalam penyusunan program, pengalokasian anggaran, hingga penentuan target prestasi kontingen Lombok Barat pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Namun hingga saat ini, Pemkab Lombok Barat mengaku belum menerima dokumen yang dimaksud.
Karena itu, pemerintah daerah memilih menyerahkan pelaksanaan teknis Porprov kepada KONI sebagai organisasi yang memiliki kewenangan dalam pembinaan dan pengelolaan olahraga prestasi.
Baca juga: Hotel Melati Mataram Minta Kos Elite yang Sewakan Kamar Harian Dikenakan Pajak
Pemkab Minta Seleksi Atlet Lebih Objektif
LAZ menegaskan bahwa proses penentuan atlet harus dilakukan secara profesional dan berbasis data.
Ia tidak ingin seleksi atlet dilakukan berdasarkan kedekatan pribadi, faktor subjektif, atau pertimbangan nonprestasi yang berpotensi merugikan atlet berpotensi.
Untuk memastikan proses berjalan objektif, pemerintah daerah juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggandeng tim independen yang memiliki kompetensi di bidang olahraga.
Tim tersebut diharapkan mampu memberikan penilaian yang lebih terukur terhadap kebutuhan atlet dan peluang prestasi setiap cabang olahraga.
Menurutnya, setiap atlet yang masuk dalam kontingen harus memiliki rekam jejak prestasi serta dasar penilaian yang jelas sehingga proses seleksi dapat dipertanggungjawabkan.
KONI Bertanggung Jawab atas Pelaksanaan Porprov
Meski memberikan kewenangan penuh kepada KONI Lombok Barat dalam pelaksanaan teknis Porprov, pemerintah daerah tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan.
Pemkab memastikan seluruh proses akan tetap dipantau, termasuk melalui audit setelah rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana yang bersumber dari anggaran daerah.
Untuk mendukung persiapan Porprov NTB 2026, Pemkab Lombok Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,7 miliar sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Lombok Barat Siap Ikuti Cabang Olahraga Tuan Rumah
Selain menyoroti proses seleksi atlet, LAZ memastikan Lombok Barat tetap akan berpartisipasi pada seluruh cabang olahraga yang pelaksanaannya berlangsung di wilayah Lombok Barat.
Sebagai salah satu tuan rumah Porprov NTB 2026, daerah tersebut memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan penyelenggaraan sekaligus menampilkan atlet terbaik.
Melalui seleksi yang transparan, berbasis prestasi, dan didukung kajian yang kuat, Lombok Barat diharapkan mampu membangun kontingen yang kompetitif serta meraih hasil maksimal pada Porprov NTB 2026.
Baca juga: SDN 1 Ketare Lombok Tengah Terbakar, Dugaan Sementara Akibat Korsleting Listrik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/NTB SATU